KEBIJAKAN PRIVASI DISCLAIMER





Selamat datang di syam-santos.blogspot.com semoga yang tertulis di blog ini dapat berguna dan bermanfaat, salam dan sukses selalu.


Fetih 1453


Fetih 1453 adalah sebuah film sejarah epik yang dibuat di Turki. Film yang dibuat dengan US$ 17 juta atau sekitar Rp 158 miliar ini menceritakan tentang pembebasan Bizantium (Romawi Timur) dengan ibukotanya Konstantinopel (Istambul) oleh Sultan Mehmed II (Muhammad Al-Fatih). Dengan biaya sebesar itu menjadikan Fetih 1453 sebagai film termahal yang pernah dibuat sepanjang sejarah perfilman Turki.

Film ini dibuat mulai September 2009 dan baru selesai Januari 2011 disutradarai oleh Faruk Aksoy dan dibintangi oleh Devrim Evin sebagai pemeran Sultan Al-Fatih, İbrahim Çelikkol sebagai Ulubatli Hasan, Recep Aktuğ sebagai Constantine XI dan pemain lainnya yang sebagian besar berasal dari Turki.

Sosok Muhammad Al-Fatih adalah jawaban kebenaran atas sabda Rasulullah SAW :
“Konstantinopel akan dibebaskan di tangan seorang laki-laki. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpin yang membebaskan kota itu. Dan sebaik-baik tentara adalah tentaranya.”(HR. Ahmad)

Hari Jumat, 6 April 1453 M, Sultan Muhammad Al-Fatih bersama gurunya Syekh Syamsudin, beserta tangan kanannya Halil Pasha dan Zaghanos Pasha merencanakan penyerangan ke Konstantinopel dari berbagai penjuru benteng kota tersebut dengan berbekal 150.000 ribu pasukan dan meriam teknologi baru pada saat itu.

Sebelumnya Sultan Muhammad Al-Fatih mengirim surat kepada Paleologus untuk masuk islam atau menyerahkan penguasaan kota secara damai dan membayar upeti atau pilihan terakhir yaitu perang. Constantine menjawab bahwa dia tetap akan mempertahankan kota dengan dibantu Kardinal Isidor, Pangeran Orkhan dan Giovani Giustiniani dari Genoa. 

Kota dengan benteng lebih dari 10 meter tersebut memang sulit ditembus, di sisi luar benteng pun dilindungi oleh parit 7 meter. Dari sebelah barat pasukan artileri harus membobol benteng dua lapis, dari arah selatan Laut Marmara pasukan laut Turki harus berhadapan dengan pelaut Genoa pimpinan Giustiniani dan dari arah timur armada laut harus masuk ke selat sempit Golden Horn yang sudah dilindungi dengan rantai besar hingga kapal perang ukuran kecil pun tak bisa lewat.

Berhari-hari hingga berminggu-mingu benteng Byzantium tak bisa dijebol, kalaupun runtuh membuat celah maka pasukan Constantine langsung mempertahankan celah tersebut dan cepat menutupnya kembali. Usaha lain pun dicoba dengan menggali terowongan di bawah benteng, cukup menimbulkan kepanikan kota, namun juga gagal.

Salah satu pertahanan yang agak lemah adalah melalui Teluk Golden Horn yang sudah dirantai. Hingga akhirnya tercetus sebuah ide yang dilakukan hanya dalam waktu semalam, yaitu dengan memindahkan kapal-kapal melalui darat untuk menghindari rantai penghalang, hanya dalam semalam 70-an kapal bisa memasuki wilayah Teluk Golden Horn, ini adalah ide pada masa itu merupakan strategi peperangan yang terbaik di dunia yang tercatat dalam sejarah.

Film ini juga memuat beberapa adegan yang kurang pantas, seperti kekerasan perang dan tarian yang mengumbar aurat. Film Fetih 1453 harus di lihat secara bijaksana dan temani/bimbinglah saat anak-anak menonton film ini, sehingga tidak mengurangi nilai sejarah islam yang terkandung di dalamnya.

Film dapat di lihat pada Link Youtube  :
Terima kasih di ucapkan kepada Fa Yapim yang telah meng upload film ini.

Berikut adalah Film Fetih 1453  :



Salam untuk semua dari saya.




home